Kalimatdi atas terdiri satu klausa, subyeknya adalah dia ( The girl) dan predikatnya adalah tidak lolos ( doesn't pass) Contoh kalimat yang terdiri dari dua klausa berikut ini. Although she studies English hard, she doesn't pass the final exam. Meskipun dia belajar bahasa Inggris dengan keras, dia tidak lolos ujian akhir. Subyekc. Ejaan d. Keterangan e. Obyek Penjelasan: Keterangan adalah fungsi kalimat yang melengkapi fungsi-fungsi kalimat, yaitu melengkapi fungsi subjek, fungsi predikat, dan fungsi objek, atau fungsi semua unsur dalam kalimat. --- 2. Kalimat yang tidak ada subyeknya antara lain a. Jack jack adalah panggilan kucing persiaku b. Kalimattidak langsung penulisanya tidak menggunakan tanda petik. Intonasi yang digunakan kalimat tidak langsung yaitu datar dan terkesan menurun pada bagian akhir kalimat. Contoh kalimat: Paman berkata kepadaku bahwa aku harus rajin belajar. Nenek mengatakan bahwa aku harus pulang lebih cepat karena hujan akan turun nanti sore. Hanyaada subyek saja Tidak menggunakan titik di akhir kalimat Tidak ada kepaduan dalam kalimat Jawaban : Kesatuan fungsi gramatikal 13. Kalimat yang tidak ada subyeknya antara lain Angelina Jolie aktris berbakat Jack adalah panggilan kucing persiaku Pak Budiono merupakan dosen favorit mahasiswa Ayah sedang membaca koran di beranda Kalimatyang tidak ada subyeknya antara lain .. Pak Budiono merupakan dosen favorit mahasiswa; Gedung tua itu angker sekali; Angelina Jollie aktris berbakat; Jack jack adalah panggilan kucing persiaku. Ayah sedang membaca koran di beranda; Jawabannya : Gedung tua itu angker sekali. 3. Salah satu contoh dari huruf Kosonan adalah .. 8 Kalimat yang tidak ada subyeknya antara lain .. Angelina Jolie Aktris Berbakat; Pak Budiono Merupakan Dosen Favorit Mahasiswa; Jack Jack Adalah Panggilan Kucing Persiaku; Gedung Tua Itu Angket sekali; Ayah Sedang Membaca Koran Di Beranda; Jawabannya : Gedung Tua Itu Angker Sekali 9. Berikut adalah contoh kalimat tidak lengkap .. Tembok Itu Dicoreti Pemuda Kampung Pada Malam Hari . Berikut ini adalah kunci jawaban e learning bahasa indonesia pertemuan 4 di Bina Sarana Informatika BSI dan Nusa Mandiri. Kunci jawaban ini telah diperbaharui dan diperbaiki sehingga jawabannya sesuai dengan modul/materi. 1. Fungsi kalimat yang melengkapi fungsi-fungsi kalimat disebut... a. Pedagogik b. Subyek c. Ejaan d. Keterangan e. Obyek Penjelasan Keterangan adalah fungsi kalimat yang melengkapi fungsi-fungsi kalimat, yaitu melengkapi fungsi subjek, fungsi predikat, dan fungsi objek, atau fungsi semua unsur dalam kalimat. - 2. Kalimat yang tidak ada subyeknya antara lain... a. Jack jack adalah panggilan kucing persiaku b. Ayah sedang membaca koran di beranda c. Gedung tua itu angker sekali d. Angelina Jolie aktris berbakat e. Pak Budioni merupakan dosen favorit mahasiswa Penjelasan Kalimat yang tidak tidak memiliki subjek pada daftar pilihan diatas adalah Gedung tua itu angker sekali. - 3. Salah satu persyaratan untuk membentuk kalimat efektif antara lain... a. Tidak menggunakan titik diakhir kalimat b. Disingkat c. Hanya ada subyek saja d. Tidak ada kepaduan dalam kalimat e. Kesatuan fungsi gramatikal Penjelasan Beberapa persyaratan untuk membentuk kalimat efektif yaitu 1. Fungsi gramatikal dalam kalimat efektif atau kesatuan fungsi gramatikal 2. Kepaduan koherensi dalam kalimat - 4. Dibawah ini merupakan contoh kalimat yang ada unsur a. Justin bieber ganteng b. Pacarku datang berkunjung c. Aku sakit d. Adikku pandai sekali e. Ibu sedang memasak gulai kambing di dapur belakang bersama Nenek Penjelasan Fungsi gramatikal atau unsur struktur dalam kalimat dikenal dengan istilah Subjek, Predikat, Objek, Pelengkap, dan Keterangan yang dirumuskan atau disngkat menjadi S + P + O/Pel. + Ket / / SPOK. Dari pilihan diatas, contoh kalimat yang ada unsur adalah Ibu S sedang memasak P gulai kambing O di dapur belakang bersama Nenek K. - 5. Kalimat efektif digunakan pada penulisan ilmiah diantaranya... a. Skripsi b. Cerpen c. Cerbung d. Novel e. Puisi Penjelasan Kalimat efektif biasanya digunakan dalam penulisan karya ilmiah seperti makalah, laporan penelitian, skripsi, tesis, dan disertasi. - 6. Berikut adalah contoh kalimat tidak lengkap... a. Adikku sedang menggambar sapi b. Suporter Indonesia semangat sekali mendukung Timnas yang sedang bertanding c. Tutup pintu itu! d. Tembok itu dicoreti pemuda kampung pada malam hari e. Kak seto mendongeng kisah-kisah inspiratif buat anak-anak Penjelasan Contoh kalimat tidak lengkap pada daftar pilihan diatas adalah tutup pintu itu - 7. Fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis disebut... a. Frasa b. Paragraf c. Ejaan d. Ragam bahasa e. Subyek Penjelasan Subjek adalah fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis. - 8. Fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis tentang subyek disebut... a. Pedagogik b. Predikat c. Presure d. Paragraf e. Frasa Penjelasan Predikat adalah fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis. tentang subjek. - 9. Kalimat yang mempunyai unsur disebut dengan... a. Kalimat tidak efektif b. Kalimat perintah c. Kalimat belum lengkap d. Kalimat efektif e. Kalimat lengkap Penjelasan Fungsi gramatikal atau unsur struktur dalam kalimat dikenal dengan istilah Subjek, Predikat, Objek, Pelengkap, dan Keterangan yang dirumuskan atau disingkat menjadi S + P + O/Pel. + Ket / / SPOK merupakan syarat kalimat efektif. Jadi, kalimat yang mempunyai unsur disebut dengan kalimat efektif - 10. Salah satu persyaratan kalimat efektif antara lain... a. Konvensional b. Komunikasi c. Koherensi d. Konfeksi e. Konferensi Penjelasan Beberapa persyaratan untuk membentuk kalimat efektif yaitu 1. Fungsi gramatikal dalam kalimat efektif atau kesatuan fungsi gramatikal 2. Kepaduan koherensi dalam kalimat Pada postingan-postingan sebelumnya, kita telah belajar mengenai verb kata kerja dan juga noun kata benda yang mana keduanya merupakan unsur yang sangat penting dalam membentuk sebuah kalimat dalam bahasa inggris. Noun berfungsi sebagai subject dan object sedangkan verb berfungsi sebagai kata yang menunjukkan suatu aktivitas yang dilakukan oleh subject. Untuk lebih lengkapnya silahkan dilihat pada penjelasan berikut. Sentence Kalimat. PENGERTIAN/DEFINISI Sentence kalimat adalah sekumpulan kata yang mempunyai paling sedikit satu subject pokok kalimat dan satu predicate sebutan kalimat serta mengandung pengertian yang sempurna lengkap. 1. Budi is writing a letter now. 2. Writing is now Budi a letter. Bila susunan kata diubah-ubah sehingga tidak memberikan suatu pengertian yang sempurna seperti nomor 2 diatas, maka sekumpulan kata tersebut bukan merupakan suatu kalimat. Baca juga Komponen - komponen bahasa. UNSUR-UNSUR KALIMAT SUBJECTS POKOK KALIMAT S Subject adalah sesuatu orang, benda atau binatang yang menjadi bahan pembicaraan. Untuk mengetahui subject dari sebuah kalimat kita dapat mengajukan pertanyaan siapa? who? atau apa? what?. Subject dalam kalimat aktif yaitu orang atau sesuatu yang melakukan pekerjaan. Contoh 1. Ali is reading a newspaper. siapa? who? 2. The bell rings loudly. apa? what Adapun yang dapat menjadi subject pokok kalimat antara lain 1. A Simple Subject a a noun kata benda Contoh 1. Birds fly in the sky. 2. Coffee is delicious. 3. The bus moves fast. b a pronoun kata ganti orang Contoh 1. She sings beautifully. 2. They are tired. 3. I work hard everyday. c adjective used as a noun kata sifat yang digunakan sebagai noun Contoh 1. The quit are thoughtful. 2. The employed are losing hope. 3. The poor have tried to find aid. d an infinitive use as a noun infinitif yang digunakan sebagai noun Contoh 1. To speak is easy. 2. To do is difficult. 3. To understand is more difficult. e a participle used as a noun participle yang digunakan sebagai noun Contoh 1. Flying is fun. 2. Reading is my hobby. 3. Smoking is not good for health. 2. A Compound Subject. Subject yang terdiri dari dua kata atau lebih yang dimaksudkan sebagai suatu kesatuan. 1. The book is on the table. 2. That new red car is Umar's. 3. The cemistry teacher gives an exam. 4. His mother-in law returns to Bandung. Dalam hal kalimat yang tidak ada subyeknya, maka IT dan THERE dapat dianggap sebagai Subject subyek semu. 1. It is nice day to day. 2. It is a raining right now. 3. There was an accident last night. 4. There was a train at PREDICATES SEBUTAN KALIMAT Predicates adalah kata yang menerangkan keadaan perihal subject. Dalam bahasa inggris sebuah kalimat harus mempunyai predikat yang berupa Verb kata kerja, dan bila tidak ada kata kerjanya, misalnya dalam kalimat nominal yaitu kalimat yang predikatnya berupa selain kata kerja, maka harus ada kata kerja bantu Auxilary Verb/Helping Verb. Untuk mengetahui predikat dari suatu kalimat kita dapat mengajukan pertanyaan bagaimana? how?, mengapa? why? atau sedang apa? 2. She is studying English. 3. Jono reads a newspaper. 1. We are students. noun 2. She is happy. adjective 3. You are here. adverb OBJECT OBYEK ATAU PENDERITA O Object adalah noun atau pronoun yang menjadi sasaran predikatnya tujuan kerja dari subjek. Object diperlukan untuk menyempurnakan maksud dari kata kerja transitif transitive verb, selanjutnya disingkat dengan Vt. Transitif verb dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu kata kerja yang memerlukan SATU OBJECT dan yang memerlukan DUA OBJECT. Untuk mengetahui obyek dari suatu kalimat, kita dapat mengajukan pertanyaan apa? atau siapa? yang dilakukan oleh subyek. Dalam bahasa Inggris ada dua macam obyek yaitu 1. Direct Object = Obyek langsung 2. Indirect Object = Obyek tidak langsung Untuk memperjelas hal tersebut, perhatikan kalimat-kalimat berikut ini Pertanyaan Jalal membunuh apa? atau apa yang dibunuh oleh Jalal subyek? jawab a snake, ini disebut Direct Object DO. Sedangkan untuk contoh nomor 2, Rina memberi saya apa? atau apa yang diberikan oleh Rina subyek jawab a book, ini disebut Indirect Object IO. Dan jawaban atas pertanyaan Rina memberi buku kepada siapa atau kepada siapa buku diberikan? jawabnya adalah kepada me yang tidak secara langsung menjadi sasaran predikat, ini disebut Indirect Object IO. COMPLEMENTS PELENGKAP C Complements adalah kata atau kata-kata yang melengkapi mengkompliti maksud kata kerja verb dalam suatu kalimat. Complement dapat dinyatakan dalam bentuk yang bermacam-macam, tetapi yang paling umum adalah 3. Preposition with objects Dalam bahasa inggris ada dua macam komplement pelengkap yaitu a. Complement yang melengkapi subyek dari sebuah kalimat, ini disebut Subjective Complement, biasanya disingkat SC. 1. He grew happier gradually. adjective 2. He is a teacher. Noun 3. She seems in a hurry. Preposition with object 4. They will come here today. Adverb b. Complement yang melengkapi obyek dari sebuah kalimat, ini disebut Obyektive Complement, biasanya disebut OC. 1. The news made him sad. Adjective 2. They elected Mary chairwoman. Noun 3. We found her in tears. Preposition with objects 4. The president appointed hasan his confidential adviser. Noun ADJUNCT KETERANGAN TAMBAHAN Adjuct adalah kata-kata yang menjelaskan atau memberi keterangan perihal obyek atau subyek dalam sebuah kalimat. Macam-macam kata keterangan seperti terdapat dalam bahasa Indonesia, antara lain Keterangan tempat, keterangan waktu, keterangan frekuensi, keterangan syarat, keterangan kualitatif, keterangan sebab, keterangan pembatas, dll. 1. We often speak English. 2. Budi goes to school by bus every day. 3. Yesterday, they saw a good film. 4. They fly kites at noon. 5. We are leaving for Jakarta soon. 6. We talked face to face. Demikian penjelasan mengenai pengertian sentence dan unsur-unsur pembentuknya. Semoga bermanfaat. 1. Dibawah ini merupakan contoh kalimat yang ada unsur Justin bieber ganteng Adikku pandai sekali Pacarku datang berkunjung Ibu sedang memasak gulai kambing di dapur belakang bersama Nenek 2. Kalimat yang tidak ada subyeknya antara lain... Angelina Jolie aktris berbakat Jack jack adalah panggilan kucing persiaku Pak Budioni merupakan dosen favorit mahasiswa Ayah sedang membaca koran di beranda Gedung tua itu angker sekali 3. Fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis disebut... Ragam bahasa Paragraf Subyek Frasa Ejaan 4. Kalimat yang mempunyai unsur disebut dengan... Kalimat efektif Kalimat belum lengkap Kalimat tidak efektif Kalimat perintah Kalimat lengkap 5. Fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis tentang subyek disebut... Predikat Presure Pedagogik Paragraf Frasa 6. Salah satu persyaratan untuk membentuk kalimat efektif antara lain... Disingkat Kesatuan fungsi gramatikal Hanya ada subyek saja Tidak menggunakan titik diakhir kalimat Tidak ada kepaduan dalam kalimat 7. Berikut adalah contoh kalimat tidak lengkap... Tutup pintu itu! Adikku sedang menggambar sapi Kak seto mendongeng kisah-kisah inspiratif buat anak-anak Tembok itu dicoreti pemuda kampung pada malam hari Suporter Indonesia semangat sekali mendukung Timnas yang sedang bertanding 8. Fungsi kalimat yang melengkapi fungsi-fungsi kalimat disebut... Subyek Keterangan Obyek Pedagogik Ejaan 9. Kalimat efektif digunakan pada penulisan ilmiah diantaranya... Novel Cerpen Cerbung Puisi Skripsi 10. Salah satu persyaratan kalimat efektif antara lain... Koherensi Konfeksi Konvensional Komunikasi Konferensi catatan jika ada jawaban yang tidak tepat silahkan menghubungi admin atau memberikan komentar dibawah -terima kasih- Thanks for reading & sharing AbankGantenk Pengertian Kalimat Menurut Para Ahli1. Cook2. Bloomfield3. Hocket4. Lado5. Ramlan 6. Alwi dkk7. Kridalaksana 8. ChaerUnsur-Unsur Kalimat1. S Subjek2. P Predikat3. O Objek4. K Keterangan5. Pelengkap Ciri ciri kalimat Jenis Kalimat 1. Jenis-jenis Kalimat Berdasarkan Jumlah Klausaa. Kalimat Tunggalb. Kalimat Bersusunc. Kalimat Majemuk2. Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Fungsi Subjeknyaa. Kalimat Aktifb. Kalimat Pasif3. Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Pengucapannyaa. Kalimat Langsung b. Kalimat tidak langsung Pengertian kalimat. Tahukah kamu bahwa memahami pengertian kalimat sangat penting bagi penulis? Kalimat merupakan salah satu penyusun paragraf, kalau tidak ada kalimat bagaimana bisa menjadi susunan tulisan yang baik? Semakin kamu memahami dan mengaplikasikan kalimat efektif dalam tulisanmu, maka semakin baik pula kualitas tulisan. Berikut kami ulas secara lebih rinci seputar kalimat. Baca baik-baik! Mau menulis buku? Anda wajib punya panduan iniGRATIS! Ebook Panduan Menulis Buku [PREMIUM] Pengertian Kalimat Menurut Para Ahli Pengertian Kalimat secara umum adalah gabungan dua kata ataupun lebih, baik itu dalam bentuk lisan maupun tulisan yang disusun sesuai pola tertentu sehingga memiliki arti. Kalimat yang baik dan benar tentunya memiliki ciri-ciri tertentu, yaitu mengandung unsur-unsur seperti S Subjek, P Predikat, O Objek, dan K Keterangan, atau disingkat menjadi pola S-P-O-K. Sementara beberapa ahli juga memiliki definisi tentang pengertian kalimat, yakni 1. Cook Kalimat merupakan satuan bahasa yang secara relatif dapat berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi akhir dan terdiri atas klausa 2. Bloomfield Pengertian Kalimat menurut Bloomfield adalah suatu bentuk linguistik, yang tidak termasuk ke dalam suatu bentuk yang lebih besar karena merupakan suatu konstruksi gramatikal 3. Hocket Hocket 1985 menyatakan bahwa kalimat adalah suatu konstitut atau bentuk yang bukan konstituen; suatu bentuk gramatikal yang tidak termasuk ke dalam konstruksi gramatikal lain. 4. Lado Di sisi lain Lado 1968 mengatakan bahwa kalimat adalah satuan kecil dari ekspresi lengkap. Pendapat Lado dipertegas lagi oleh Sutan Takdir Alisyahbana 1978 yang mengatakan bahwa kalimat adalah satuan terkecil dari ekspresi lengkap. 5. Ramlan Sementara itu Ramlan 1996 mengatakan bahwa kalimat adalah suatu gramatikal yang dibatasi oleh adanya jeda panjang yang disertai nada akhir turun atau naik. berdasarkan defenisi-defenisi di atas, dapat disimpulkan bahwa kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang berupa klausa, yang dapat berdiri sendiri dan mengandung pikiran lengkap. 6. Alwi dkk “Dalam wujud tulisan, kalimat diucapkan dalam suara naik-turun dan keras-lembut disela jeda, diakhiri intonasi akhir yang diikuti oleh kesenyapan yang mencegah terjadinya perpaduan, baik asimilasi bunyi maupun proses fonologis lainnya”. 7. Kridalaksana Pengertian kalimat menurut pendapat Kridalaksana 200192 kalimat sebagai satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final, dan secara aktual maupun potensial terdiri dari klausa; klausa bebas yang menjadi bagian kognitif percakapan; satuan proposisi yang merupakan gabungan klausa atau merupakan satu klausa, yang membentuk satuan bebas; jawaban minimal, seruan, salam, dan sebagainya. 8. Chaer Menurut ahli tata bahasa tradisional di dalam buku Chaer 1994240, “kalimat adalah susunan kata-kata yang teratur yang berisi pikiran yang lengkap”. Baca Juga Kata Majemuk Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Lengkapnya Unsur-Unsur Kalimat Gabungan kata dapat dianggap sebagai kalimat apabila memiliki unsur-unsur pembetuk kalimat. Berikut ini unsur-unsur yang selalu terdapat pada sebuah kalimat, diantaranya 1. S Subjek Subjek sering disebut sebagai unsur inti atau unsur pokok pada sebuah kalimat, biasanya berupa kata-kata benda dan biasanya terletak sebelum unsur Predikat. Subjek adalah bagian yang berfungsi untuk menunjukkan pelaku dalam kalimat. Pada umumnya subjek terbentuk dari kata benda nomina serta diletakkan di awal kalimat. Tidak hanya kata, subjek juga bisa diisi dengan frasa ataupun klausa. 2. P Predikat Predikat yaitu unsur yang fungsinya menerangkan yang sedang dilakukan subjek pada kalimat. Predikat biasanya menggunakan kata kerja ataupun kata sifat. Namun, tidak hanya itu saja loh, predikat juga dapat diisi dengan kata sifat dan kata benda. Letak predikat, yaitu berada di antara subjek dan objek. Nah, cara untuk mengetahui predikat dalam kalimat, kamu dapat memberikan pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana” pada kalimat tersebut. 3. O Objek Objek bisanya terletak sesudah predikat, dapat di katakan objek merupakan keterangan yang berkaitan dengan predikat atau sesuatu yang menderita. Tapi pada kalimat pasif objek menjadi subjek. Posisi objek harus selalu berada di belakang predikat. Dengan posisinya yang berada di belakang predikat, maka objek tidak didahului oleh preposisi. Pada umumnya, objek itu diisi oleh kelas kata nomina, frasa nomina, atau klausa. 4. K Keterangan Keterangan pada suatu kalimat terletak di bagian akhir. Unsur keterangan biasanya di jadikan pelengkap kalimat. Keterangan bisa diisi oleh frasa, kata, atau anak kalimat. Keterangan yang berupa frasa akan ditandai dengan preposisi ke, di, dari, pada, dalam, kepada, terhadap, untuk, oleh, dan tentang. Sedangkan keterangan yang berupa anak kalimat ditandai dengan preposisi karena, ketika, jika, meskipun, supaya, dan sehingga. 5. Pelengkap Meskipun berfungsi hanya melengkapi kalimat, pelengkap adalah unsur yang melengkapi predikat. Hal inilah yang menunjukkan bahwa pelengkap posisinya berada di belakang predikat. Namun, posisinya yang berada di belakang predikat terkadang agak menyulitkan untuk membedakannya dengan objek. Ada satu cara yang dapat kamu lakukan untuk mengidentifikasinya. Ciri ciri kalimat Sebuah kalimat memiliki ciri-ciri sebagai berikut Pada bahasa lisan diawali dengan kesenyapan serta diakhiri dengan kesenyapan pula. Pada bahasa tulis diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan titik., tanda Tanya?, serta tanda seru!. Kalimat aktif minimal terdiri dari subyek dan juga predikat. Predikat transitif disertai dengan objek, predikat intransitive bisa disertai dengan pelengkap. Mengandung anggapan yang lengkap. Menggunakan urutan yang logis di setiap kata maupun kelompok kata yang dimana mendukung fungsi SPOK dan disusun ke dalam satuan sesuai dengan fungsinya. Mengandung satuan makna, ide, atas pesan yang jelas. Dalam paragraf yang terdiri dari dua kalimat atau lebih, kalimat-kalimat tersebut disusun ke dalam satuan makna pikiran yang saling berkaitan. Hubungan dijalin melalui konjungsi, pronominal/kata ganti, repetisi/struktur sejajar. Jenis Kalimat Ditinjau dari susunannya, jenis kalimat dapat dibagi menjadi beberapa macam. Diantaranya adalah 1. Jenis-jenis Kalimat Berdasarkan Jumlah Klausa Berdasarkan jumlah klausanya, kalimat dibedakan atas tiga jenis yaitu kalimat tunggal, kalimat bersusun, dan kalimat majemuk. a. Kalimat Tunggal Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari satu klausa bebas. Kalimat tunggal sering disebut kalimat sederhana, kalimat simpleks dan kalimat ekaklausa. Contoh Dia datang dari Jakarta. S P Ket Dunia meratapi musibah ini. S P O Dia sedang menulis surat di kamar. S P O Ket Kakekku masih gagah. S P Mereka bergembira sepanjang hari. S P Ket Baca Juga Macam-Macam Kata Kerja dan Contoh Lengkapnya b. Kalimat Bersusun Kalimat bersusun adalah kalimat yang terjadi dari satu klausa bebas dan sekurang-kurangnya satu klausa terikat. Kalimat bersusun sering juga dinamakan kalimat majemuk bertingkat atau kalimat majemuk subordinat. Disebut kalimat bersusun karena dapat dianggap adanya lapisan atau tersusun, yaitu bagian utama dan bagian bawah. Disebut bertingkat karena bagian-bagiannya memperlihatkan tingkatan yang tidak sama, ada bagian induk dan bagian anak. Dipandang sebagai subordinasi karena bagian yang satu bergantung dari bagian yang lain. Klausa-klausa yang membentuk kalimat bersusun bertingkat ini tidak setara, ada klausa utama Klut dan klausa subordinat Klsub. Untuk menggabungkan klausa-klausa yang tidak setara itu, digunakan konjungsi subordinatif seperti; kalau, ketika, meskipun, atau karena. Contoh Klut Klsub Dia tidak mencuci motor karena hari hujan. Klut Klsub Kalau Husna pergi, Andik pun akan pergi. Klut Klsub Shoffi membaca komik, ketika ayah tidur. Klut Klsub Meskipun dilarang oleh Shoffi, Nana akan pergi juga. Klut Klsub Karena banyak yang tidak datang, rapat dibatalkan. c. Kalimat Majemuk Kalimat majemuk adalah kalimat yang terbentuk dari beberapa klausa bebas. Kalimat majemuk sering pula disebut kalimat setara. Karena klausa-klausa yang membentuknya memiliki status yang sama, setara atau sederajat. Klausa-klausa yang setara dalam kalimat majemuk dihubungkan dengan konjungsi koordinatif, seperti; dan, atau, tetapi, lalu. Contoh Kl bebas Kl bebas Kl bebas Rini melirik, Rahmat tersenyum dan Tini tertawa. Kl bebas Kl bebas Dia membuka pintu, lalu mempersilakan kami masuk. Kl bebas Kl bebas Dia datang dan duduk di sebelah saya. Baca Juga Klausa Pengertian, Ciri-ciri, Klasifikasi dan Contoh Lengkapnya 2. Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Fungsi Subjeknya Berdasarkan fungsi subjeknya, jenis kalimat dibagi menjadi dua macam yaitu ada kalimat aktif dan juga kalimat pasif. Berikut penjelasan mengenai kalimat aktif dan kalimat Pasif a. Kalimat Aktif Kalimat aktif adalah kalimat di mana subjeknya merupakan pelaku atau melakukan perbuatan. Kalimat aktif adalah suatu kalimat yang subjeknya S melakukan tindakan yang diungkapkan dalam predikat P terhadap objeknya O. Ciri – ciri kalimat aktif Subjek kalimat ini melakukan tindakan langsung terhadap objeknya. Predikatnya selalu diawali dengan imbuhan me- atau ber-. Memiliki pola S P O K, S P O atau S P K Contoh Ibu menyiram bunga di taman. S P K Ayah membaca koran. S P O Polisi menangkap buronan narkoba kemarin malam. S P O K Kalimat aktif juga dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan objeknya. 1 Kalimat Aktif Intransitif Kalimat ini adalah kalimat yang predikat atau verbanya selalu membutuhkan objek untuk dikenai tindakan. Kalimat ini selalu memiliki kata kerja yang selalu memerlukan objek, dan biasanya kata kerjanya memiliki imbuhan me-, menye-, atau menge- Contoh memukul, memberi, menyeberangkan, mengelompokkan, dan lain – lain. Contoh kalimat Joni memukul anjing itu hingga kesakitan. S P O K Paman memberi adik sebuah mainan. S P O pel Anak kecil itu menyebrangkan nenek yang berdiri di pinggir jalan. S P O pel Guru mengelompokan anak muridnya ke dalam beberapa kelompok. S P O K 2 Kalimat Aktif Intransitif Kalimat aktif ini adalah kalimat yang predikat atau verbanya tidak memerlukan objek. Namun, biasanya kalimat ini selalu diikuti dengan pelengkap pel, dan keterangan K. Predikat pada kalimat ini biasanya kata kerja yang diberi imbuhan ber – dan ter -. Contoh bekerja, belajar, berlari, berterimakasih, tertawa, tertidur, dan lain – lain. Contoh kalimat Ayahku bekerja di perusahaan nasional. S P K Budi belajar dengan sangat giat. S P K Dena berterimakasih kepada orang itu. S P pel. Aku tertidur di kursi. S P K Baca Juga 100+ Contoh Nomina Lengkap dengan Klasifikasinya 3 Kalimat Aktif Ekatransitif Kalimat ini adalah kalimat aktif yang hanya memiliki 3 unsur kalimat yaitu, Subjek S, Predikat P, dan Objek O. Contoh Aku membeli sebuah buku. S P O Burung jalak memakan cacing. S P O 4 Kalimat Aktif Dwitransitif Kalimat ini adalah kalimat aktif yang harus memiliki 4 unsur kalimat, yaitu Subjek S, Predikat P, Objek O, da Pelengkap pel. Contoh Aku melihat gadis yang berambut pirang itu S P O pel. Kakak merawat kucing yang dia temui di jalanan. S P O pel. Ani menanam bunga mawar asli dari afrika. S P O pel. b. Kalimat Pasif Kalimat pasif yang merupakan kalimat yang terdapat subjek yang melakukan pekerjaan dengan ciri-ciri utama menggunakan imbuhan di-, ke-an, dan ter- dalam kata kerja yang disematkan dalam kalimat pasif. Kalimat pasif ini juga dapat dibedakan berdasarkan predikatnya menjadi kalimat pasif dengan predikat sebagai tindakan dan kalimat pasif dengan predikat sebagai keadaan. Ciri – ciri kalimat pasif Subjeknya dikenai tindakan oleh objek. Kata kerjanya selalu berimbuhandi-, ke – anatau ter-. Biasanya diikuti dengan kata oleh, dan dengan. Kalimat pasif ini juga dapat dibedakan berdasarkan subjek yang digunakan menjadi 2 jenis, yaitu 1 Kalimat Pasif Transitif Kalimat pasif transitif merupakan kalimat pasif yang dilengkapi dengan objek kalimat, baik objek tersebut dilengkapi dengan keterangan/pelengkap ataupun tidak. Adapun pola dasar kalimat ini adalah O-P-S atau O-P-S-K. Contoh kalimat Nasi dimasak ibu O P S Mobil diperbaiki ayah kemarin ketika sedang tidak bekerja O P S K Jambu dilempar Tono. O P S 2 Kalimat Pasif Intransitif Kalimat pasif intransitif adalah kalimat pasif yang tidak memiliki objek. Jenis kalimat pasif ini dapat diidentifikasi apakah kalimat ini bisa berubah menjadi kalimat aktif atau tidak. Adapun pola dasar kalimat ini adalah S-P atau S-P-K. Contoh kalimat Sayur dijual di pasar pagi. S P K Kakak terjatuh. S P Buku itu tertinggal di kelas. S P K Semua pertanyaan dijawab dengan benar. S P K Baca Juga 15 Jenis Kata Hubung Lengkap dengan Contohnya 3. Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Pengucapannya Berdasarkan pengucapannya, kalimat bisa dibagi menjadi kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. a. Kalimat Langsung Adalah kalimat yang digunakan untuk mengutip ucapan seseorang tanpa merubah sedikitpun apa yang diutarakan oleh orang itu. Tanda petik digunakan untuk membedakan kalimat kutipan dengan kalimat yang menjelaskan kutipan itu. Selain itu, huruf pertama dalam kalimat langsung juga harus menggunakan huruf kapital. Didalam kalimat yang menggunakan petikan dengan kalimat pengiringnya dipisahkan menggunakan tanda baca koma ,. Contoh kalimat Dilan mengatakan, “Aku akan pergi ke Bandung besok” Ibu berkata,”Dimana adek sekarang?” Adik bertanya, “Maksud kakak bagaimana?” b. Kalimat tidak langsung Adalah kalimat yang digunakan untuk menceritakan kembali pokok ucapan seseorang tanpa perlu mengutipnya sama persis seperti ucapan aslinya. Kalimat ini terdiri dari lebih dari satu klausa dan dihubungkan dengan kata tertentu seperti bahwa, jika, dll. Kalimat tidak langsung penulisanya tidak menggunakan tanda petik. Intonasi yang digunakan kalimat tidak langsung yaitu datar dan terkesan menurun pada bagian akhir kalimat. Contoh kalimat Paman berkata kepadaku bahwa aku harus rajin belajar. Nenek mengatakan bahwa aku harus pulang lebih cepat karena hujan akan turun nanti sore. Ketua kelompok mengucapkan terima kasih karena kalian sudah datang pada acara kunjungan. Dani mengatakan kepadaku bahwa nanti malam akan belajar bersama. Sekian ulasan seputar pengertian kalimat, mulai dari ciri, unsur, jenis, hingga contoh lengkapnya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Berikut ini adalah contoh soal dan kunci jawaban UTS bahasa indonesia di Bina Sarana Informatika BSI dan Nusa Mandiri. Kunci jawaban ini telah diperbaharui dan diperbaiki sehingga jawabannya sesuai dengan modul/materi. 1. Fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara adalah... a. Digunakan dalam komunikasi di daerah terpencil b. Digunakan dalam perdagangan internasional c. Digunakan dalam berkomunikasi dengan bule d. Digunakan dalam administrasi negara e. Digunakan dalam perjanjian bilateral 2. Sejarah terbentuknya Bahasa Indonesia berasal dari... a. Bahasa Latin b. Bahasa Spanyol c. Bahasa Melayu d. Bahasa Korea e. Bahasa Perancis 3. Berdasarkan kesepakatan masyarakat pemakainya sistem Bahasa itu bersifat... a. Konfedrensial b. Konvensional c. Kompleks d. Koorperatif e. Koordinatif 4. Bahasa yang digunakan pada saat pertemuan sangat resmi disebut... a. Bahasa Nasional b. Bahasa Slank c. Bahasa Baku d. Bahasa Daerah e. Bahasa Gaul 5. Fungsi bahasa diantaranya adalah menarik perhatian orang lain atau disebut juga... a. Deskriptif b. Persuasif dan Provokatif c. Persepsi d. Pasif e. Naratif 6. Bahasa indonesia digunakan sebagai... a. Alat Visualisasi b. Alat Komunikasi c. Alat Ekspedisi d. Alat Transportasi e. Alat Transformasi Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan kebhinekaan sudah tercanangkan dalam... a. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 b. Perjanjian Renville c. Perjanjian Linggarjati d. Monumen Nasional e. Piagam Jakarta 8. Fungsi bahasa sebagai kontrol sosial adalah... a. Provokasi b. Deskriptif c. Membentuk Karakter Diri d. Persuasif e. Penerus Tradisi atau Kebudayaan 9. Ahli bahasa disebut... a. Universe b. Linguis c. Frasa d. Bahasanese e. Universal 10. Menyatakan sesuatu yang akan disampaikan oleh penulis atau pembicara sebagai eksistensi diri termasuk dalam fungsi bahasa... a. Fungsi mengembangkan proses berpikir b. Fungsi mengembangkan kecerdasan ganda c. Fungsi memahami orang lain d. Fungsi pernyataan ekspresi diri e. Fungsi Belajar mengamati dunia 11. Berdasarkan situasi pemakainya ragam bahasa terdiri atas... a. Dua bagian b. Satu bagian c. Tiga bagian d. Empat bagian e. Lima bagian 12. Kesesuaian antara bahasa dan fungsi pemakaiannya disebut... a. Laras bahasa b. Sastra c. Aneka bahasa d. Ragam bahasa e. Frasa 13. Berikut merupakan contoh dari penggunaan awalan... a. Membaca b. Laporin c. Tulisin d. Nyerahin e. Gambarin 14. Contoh dari penggunaan kata ganti adalah... a. Saya dengan aku b. Saya dengan dia c. Saya dengan anda d. Saya dengan kalian e. Saya dengan kamu 15. Imbuhan disebut juga... a. Prefiks b. Afiksasi c. Simulfiks d. Konfiks e. Sufiks 16. Variasi bahasa yang terbentuk karena pemakaian bahasa disebut... a. Ragam bahasa b. Rahim bahasa c. Aneka bahasa d. Fonem e. Laras bahasa 17. Perbedaan antara ragam bahasa formal, semiformal dan non-formal antara lain... a. Situasi ketika pembicaraan berlangsung b. Menggunakan imbuhan c. Menggunakan bahasa tubuh d. Menggunakan bahasa inggris e. Situasi keamanan nasional 18. Awalan disebut juga... a. Pasif b. Prefiks c. Simulfiks d. Afiksasi e. Naratif 19. Kriteria yang digunakan agar ragam bahasa formal dirubah menjadi resmi diantaranya... a. Penggunaan ejaan yang tidak baku b. Penggunaan bentukan kata tidak lengkap dan disingkat c. Fungsi gramatikal yang tidak konsisten d. Penggunaan bentukan kata secara lengkap dan tidak merupakan ragam bahasa e. Penggunaan imbuhan yang tidak konsisten 20. Merupakan salah satu ciri dari ragam bahasa lisan adalah... a. Dicetak dibuku b. Dilafalkan langsung oleh penuturnya c. Baku d. Ditulis dikertas e. Penerus tradisi 21. Tanda baca yang digunakan untuk mengakhiri kalimat adalah... a. Tanda titik . b. Tanda titik koma ; c. Tanda koma , d. Tanda hubung - e. Tanda titik dua 22. Awal kalimat seharusnya menggunakan... a. Tanda koma b. Huruf besar c. Huruf konsonan d. Tanda seru e. Tanda titik 23. A I U E O , merupakan jenis huruf... a. Kromosom b. Vokal c. Vacation d. Vocational e. Konsonan 24. Tanda baca disebut juga... a. Konsonan b. Vokal c. Pungtuasi d. Frasa e. Ejaan 25. Huruf besar disebut juga dengan... a. Konsonan b. Vokal c. Kursif d. Kapital e. Kuratif 26. Tanda titik-titik .... disebut dengan... a. Tanda seru b. Tanda koma c. Tanda tanya d. Tanda kurung e. Elipsis 27. Penulisan kosakata asing sebaiknya... a. Di underline b. Dicetak tebal c. Ditulis kapital d. Dicetak miring e. Digaris bawah 28. Tanda apostrof ' disebut juga... a. Penyingkat b. Pembeda c. Penghubung d. Pungli e. Pungtuasi 29. Salah satu dari huruf konsonan adalah... a. I b. U c. E d. O e. Z 30. Keseluruhan pelambangan bunyi bahasa penggabungan dan pemisahan kata, penempatan tanda baca dalam tataran satuan bahasa disebut... a. Huruf b. Frasa c. Paragraf d. Ejaan e. Kalimat 31. Fungsi kalimat yang melengkapi fungsi-fungsi kalimat disebut... a. Pedagogik b. Subyek c. Ejaan d. Keterangan e. Obyek 32. Kalimat yang tidak ada subyeknya antara lain... a. Jack jack adalah panggilan kucing persiaku b. Ayah sedang membaca koran di beranda c. Gedung tua itu angker sekali d. Angelina Jolie aktris berbakat e. Pak Budioni merupakan dosen favorit mahasiswa 33. Salah satu persyaratan untuk membentuk kalimat efektif antara lain... a. Tidak menggunakan titik diakhir kalimat b. Disingkat c. Hanya ada subyek saja d. Tidak ada kepaduan dalam kalimat e. Kesatuan fungsi gramatikal 34. Dibawah ini merupakan contoh kalimat yang ada unsur a. Justin bieber ganteng b. Pacarku datang berkunjung c. Aku sakit d. Adikku pandai sekali e. Ibu sedang memasak gulai kambing di dapur belakang bersama Nenek 35. Kalimat efektif digunakan pada penulisan ilmiah diantaranya... a. Skripsi b. Cerpen c. Cerbung d. Novel e. Puisi 36. Berikut adalah contoh kalimat tidak lengkap... a. Adikku sedang menggambar sapi b. Suporter Indonesia semangat sekali mendukung Timnas yang sedang bertanding c. Tutup pintu itu! d. Tembok itu dicoreti pemuda kampung pada malam hari e. Kak seto mendongeng kisah-kisah inspiratif buat anak-anak 37. Fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis disebut... a. Frasa b. Paragraf c. Ejaan d. Ragam bahasa e. Subyek 38. Fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis tentang subyek disebut... a. Pedagogik b. Predikat c. Presure d. Paragraf e. Frasa 39. Kalimat yang mempunyai unsur disebut dengan... a. Kalimat tidak efektif b. Kalimat perintah c. Kalimat belum lengkap d. Kalimat efektif e. Kalimat lengkap 40. Salah satu persyaratan kalimat efektif antara lain... a. Konvensional b. Komunikasi c. Koherensi d. Konfeksi e. Konferensi 41. Padan kata disebut juga... a. Antonim b. Homonim c. Sinonim d. Pantomin e. Hiponim 42. Kata penghubung disebut juga... a. Proyeksi b. Preposisi c. Afeksi d. Proteksi e. Konjungsi 43. Menulis miring, menghitamkan atau menggarisbawahi kata yang penting disebut dengan... a. Pasif b. Anisipasif c. Kurator d. Kursif e. Arsip 44. Mengulang kata yang sama dalam kalimat yang bukan berupa sinonim kata disebut dengan... a. Petisi b. Remunerasi c. Repetisi d. Remisi e. Refleksi 45. Penulisan kalimat langsung menyampaikan gagasan secara jelas, lugas dan logis disebut... a. Sejarah bahasa b. Ekonomi bahasa c. Sosiologi bahasa d. Geografi bahasa e. Filsafat bahasa 46. Pada kalimat lisan penekanan dilakukan dengan... a. Intonasi b. Interval c. Infeksi d. Invinitive e. Infertal 47. Upaya penulis merinci unsur yang sama penting dan sama fungsi secara kronologis dan logis dalam kalimat disebut juga dengan... a. Parasit b. Paralelisme c. Animisme d. Levitation e. Atheis 48. Tugas Akhir mahasiswa harus mencantumkan surat Keterangan Riset dari Perusahaan atau Instansi. Kalimat yang dihitamkan merupakan kalimat yang mengandung... a. Kuratif b. Kursif c. Prefentif d. Kurator e. Narasi 49. Mengubah posisi kalimat dengan menempatkan bagian penting pada awal kalimat disebut... a. Demosi b. Mutasi c. Mutilasi d. Repetisi e. Donasi 50. Keterangan yang panjang seharusnya ditempatkan pada... a. Catatan badan b. Catatan kaki c. Handnotes d. Catatan tubuh e. Catatan muka 51. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam kevariasian meliputi... a. Awal kalimat tidak selalu dimulai dengan unsur subyek b. Awal kalimat harusnya menggunakan unsur subyek c. Tidak menggunakan tanda baca d. Kalimat panjang-panjang e. Kalimat berbelit-belit 52. Berikut merupakan contoh kalimat yang tidak logis... a. Pengumuman mengenai seragam sekolah mencantumkan di dinding b. Bapak budi menempelkan pengumuman di mading sekolah c. Ramsey pencetal gol terbanyak saat ini di BPL d. Adik menangis karena jatuh daru sepeda e. Kakak sedang makan ketoprak di meja 53. Hal yang tidak boleh dilakukan dalan kevariasian adalah... a. Mengubah isi atau pokok masalah b. Diuraikan dengan grafik c. Diuraikan dengan gambar d. Mengubah kalimat tunggal menjadi kalimat majemuk e. Mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung 54. Untuk menghindari kejenuhan dan kemalasan membaca teks karangan ilmiah maka hendaknya... a. Tidak menggunakan tanda baca b. Tidak menggunakan ragam bahasa c. Ditulis tangan d. Ada variasi dalam kalimat e. Teksnya panjang-panjang 55. Hal utama dalam penalaran dalam kalimat adalah... a. Berpikir semaunya b. Tidak berpikir c. Berpikir logis d. Berfilsafat e. Masa bodoh 56. Konjungsi untuk, agar, supaya merupakan contoh dari konjungsi yang menyakan... a. Hubungan tujuan b. Hubungan syarat c. Hubungan pengadaian d. Hubungan waktu e. Hubungan sebab 57. Konjungsi yang menyatakan perlawanan antara lain... a. Bukan b. Entah c. Atau d. Apakah e. Demikian 58. Dibawah ini merupakan contoh kalimat logis yaitu... a. Christian Ronaldo termasuk lima besar atlit penghasil tertinggi tahun 2013 b. Sotnia ditembaki babi hutan saatu berburu c. Baju Aldi kotor tertempel tanah d. Meskipun juara dua, Ia tetap yang terbaik e. Meskipun Messi cedera, namun dia dapat bermain dengan baik 59. Konjungsi yang menyatakan pengandaian antara lain... a. Andai kata b. Setelah c. Sebelum d. Supaya e. Ketika 60. Konjungsi yang menyatakan waktu adalah... a. Jika b. Jikalau c. Kalau d. Seandainya e. Sebelum Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk datang lagi di lain kesempatan – Kalimat merupakan unsur yang ada dalam bidang sastra atau bahasa. Kalimat merupakan unsur penyusun dari paragraf, sedangkan kalimat tersusun oleh kumpulan kata. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, kalimat adalah kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan. Kalimat juga disebut dengan pun beragam macamnya. Macam-macam kalimat tersebut memungkinkan penulis buku, artikel atau sebagainya untuk mevariasikan gaya kepenulisannya. Macam-macam kalimat tersebut dapat dibedakan berdasar tujuan, pengucapan, cara penyajian, pola subyek dan predikat, unsur kalimat, jumlah frasa, dan subyeknya. Berikut penjelasannya Kalimat berdasarkan tujuan Macam-macam kalimat berdasarkan tujuannya terbagi menjadi Kalimat perintah Kalimat perintah adalah kalimat yang bertujuan untuk memberikan perintah kepada seseorang untuk melakukan sesuatu. Kalimat ini akan diakhiri tanda seru ! yang pelafalannya dengan intonasi tinggi. Contoh Tolong buka pintu stoples itu! Kalimat berita Kalimat berita merupakan kalimat yang bertujuan untuk memberitahukan atau menginformasikan suatu hal. Kalimat berita diakhiri dengan tanda titik . yang dalam pelafalannya diakhiri dengan intonasi menurun. Contoh Kita akan berangkat menonton pertandingan sepak bola sore nanti. Baca juga Konjungsi dalam Bahasa Indonesia Kalimat seruan Kalimat seruan yaitu kalimat yang bertujuan untuk mengungkapkan perasaan. Kalimat ini diakhiri tanda seru ! atau tanda titik . yang pelafalannya dengan intonasi tinggi. Contoh Wah, hebat sekali kamu! Kalimat tanya Kalimat tanya adalah kalimat yang bertujuan untuk mengungkapkan pertanyaan terhadap suatu hal. Kalimat ini berakhir dengan tanda tanya ? dengan di dalamnya terdapat kata tanya seperti bagaimana, di mana, kemana, kapan, siapa, mengapa, dan berapa. Contoh Berapa berat mobil itu? Kalimat berdasarkan pengucapan Macam-macam kalimat berdasarkan pengucapan, yaitu Kalimat langsung Kalimat langsung adalah kalimat yang penulisannya menirukan omongan atau suara orang lain. Ciri dari kalimat ini adalah terdapat dua tanda petik di awalan dan akhiran kalimat “…”. Contoh Budi berkata, “Kamu sungguh cantik.” Kalimat tidak langsung Kalimat tidak langsung merupakan kalimat yang mengalami perubahan dari kalimat langsung yang menggunakan tanda petik, ke bentuk berita yang tidak menggunakan tanda petik. Contoh Rahman mengatakan bahwa ia menginginkan Rahma menjadi pasangannya. Baca juga Cara Penulisan Huruf Kapital Bahasa Indonesia Kalimat berdasarkan cara penyajian Macam-macam kalimat berdasarkan cara penyajiannya, adalah Kalimat melepas Kalimat melepas adalah kalimat yang berbentuk kalimat majemuk yang diawali dengan induk kalimat dan diikuti oleh anak kalimat. Contoh Adit diperbolehkan pulang dari kantor bila sudah menyelesaikan tugas kantornya. Kalimat klimaks Kalimat klimaks merupakan kalimat yang berbentuk kalimat majemuk dengan diawali anak kalimat lalu diikuti oleh kalimat utama. Contoh Karena tugas kantornya belum selesai, Adit tidak diperbolehkan untuk pulang. Kalimat berimbang Kalimat berimbang adalah kalimat yang berbentuk kalimat majemuk setara atau campuran. Contoh Harga PPN naik, pedagang dan konsumen mempermasalahkan harga yang semakin naik. Kalimat berdasarkan pola subyek dan predikat Macam-macam kalimat berdasarkan pola subyek dan predikat, sebagai berikut Kalimat versi Kalimat versi adalah kalimat yang sesuai dengan susunan dasar pola kalimat S-P-O-K subyek-predikat-obyek-keterangan. Contoh Andi membeli makanan ringan di toko klontong. Keterangan Andi subyekMembeli predikatMakanan ringan obyekDi toko klontong keterangan Kalimat inversi Kalimat inversi adalah kalimat yang predikatnya sebelum subyek. Biasanya kalimat ini dipakai untuk penegasan atau penekanan. Contoh Tutup pintu itu! KeteranganTutup predikatPintu itu subyek Baca juga Pentingnya Sistem Ejaan pada Bahasa Indonesia Macam kalimat berdasarkan unsur kalimat Macam-macam kalimat berdasarkan unsur kalimatnya, yaitu Kalimat lengkap Kalimat lengkap adalah kalimat yang setidaknya mempunyai subyek dan predikat. Contoh Andi menutup pintu. Kalimat tidak lengkap Kalimat tidak lengkap yaitu kalimat yang tidak sempuran. Kalimat tidak lengkap berupa kalimat yang hanya mempunyai subyek atau hanya predikat. Contoh Pulang, Yuk! Macam kalimat berdasarkan jumlah frasa Macam-macam kalimat berdasarkan jumlah fasa, terbagi menjadi Kalimat tunggal Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu pola saja. Kalimat tunggal terdiri dari dua macam, yaitu kalimat nominal dan kalimat verbal. Penjelasannya Kalimat nominal Adalah kalimat yang menggunakan kata benda sebagai predikatnya. Contoh Ibu saya adalah guru. Kalimat verbal Adalah kalimat yang menggunakan kata kerja sebagai predikatnya. Contoh Afifah mengepel. Baca juga Empat Tonggak Ejaan Bahasa Indonesia Kalimat majemuk Kalimat majemuk yakni kalimat yang mempunyai dua pola klausa kalimat atau lebih. Kalimat majemuk terdiri dari induk dan anak kalimat. Cara membedakan induk dan anak kalimat yaitu ditandai dengan konjungsi atau kata penghubung. Terdapat empat macam kalimat majemuk, yaitu majemuk setara, bertingkat, campuran, dan rapatan. Berikut ulasannya Kalimat majemuk setara Kalimat majemuk setara adalah kalimat gabungan antara dua kalimat tunggal atau lebih yang kedudukannya sejajar atau sederajat. Contoh Rina menulis surat dan Rani yang mengirimnya. Kalimat majemuk bertingkata Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat gabungan antara dua kalimat tunggal atau lebih yang kedudukannya berbeda. Contoh Adit pergi dari rumah karena bertengkar dengan adiknya. Kalimat majemuk campuran Kalimat majemuk campuran adalah kalimat gabungan antara majemuk setara dengan majemuk bertingkat. Contoh Dani bermain game dengan Abid dan Ramdan mengerjakan tugas, ketika Adit datang ke rumah Dani. Kalimat majemuk rapatan Kalimat majemuk rapatan adalah gabungan beberapa kalimat tunggal yang karena subyek, predikat, atau obyek yang sama. Bagian yang sama hanya disebutkan sekali. Contoh Afifah pandai berbahasa Indonesia, Spanyol, dan Korea. Macam kalimat berdasarkan subyek Macam-macam kalimat berdasarkan subyek, yaitu Kalimat aktif Kalimat aktif adalah kalimat yang unsur subyeknya melakukan suatu tindakan atau pekerjaan. Terdapat dua macam kalimat aktif, yakni Kalimat aktif transitif Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang predikatnya berawalan me- dan selalu dapat diubah ke dalam bentuk kalimat pasif yang predikatnya berawalan di-. Contoh Rama menyapu halaman rumah kalimat aktif. Dapat diubah menjadi halaman rumah disapu oleh Rama kalimat pasif. Kalimat aktif intransitif Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang predikatnya berawalan ber- dan tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif. Contoh Kami berjaga di luar rumah. Kalimat pasif Kalimat pasif merupaka kalimat yang subyeknya melakukan suatu tindakan. Kalimat pasif dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu kalimat pasif biasa dan zero. Kalimat pasif biasa Kalimat pasif biasa adalah kalimat pasif yang predikatnya selalu berawalan dengan imbuhan di-, ter-, dan ke-an’. Contoh Halaman rumah disapu Budi. Kalimat pasif zero Kalimat pasif zero yaitu kalimat pasif yang predikatnya berakhiran -kan’ sehingga membuat awalan di- menghilang dari predikat. Predikat juga bisa menggunakan kata dasar yang bersifat kata kerja, kecuali kata kerja aus’ yang tidak bisa menggunakan awalan me- dan ber-. Contoh Akan saya tunjukkan kepadamu… Baca juga Apa itu Onomatope dalam Bahasa Indonesia? Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

kalimat yang tidak ada subyeknya antara lain